Daily Vocabulary

Daily Vocabulary

amass: v menumpuk The used paper amass in the garage.Kertas bekas menumpuk di garasi

anoint: v mengurapi To put oil or water on someone’s head or body during a religious ceremony Membubuhkan minyak atau air di kepala atau badan sso pada satu upacara keagamaan

anointment: n urapan . Air atau minyak yg diurapkan.

anguish: n iba, keresahan, rasa takut The anguish of the hostages’ families Keresahan keluarga para sandera.

anguished: adj mengibakan Anguished cries for help Tangis mengibakan minta tolong.

airily, nonchalantly: adv acuh tak acuh “Oh, just do whatever you want,” she said airily.”Ya! Lakukan saja apa mau kamu” katanya acuh tak acuh.
nonchalant: adj Young men trying to appear nonchalant Pria muda itu mencoba tampil acuh tak acuh.

anomaly: n ketidak laziman Women firefighters are still an anomaly in a largely male profession. Anggota pemadam kebakaran wanita masih satu ketidak laziman ditengah profesi pria itu.

airs: n bualan  People have getting bored to hear his airs. Orang telah bosan mendengar bualannya.

alight: adj 1 terbakar Several cars were set alight by rioters. Sejumlah mobil terbakar oleh para pengacau.
2 berbinar-binar  With alight eyes she run to huge her mother Dengan mata berbinar-binar dia berlari memeluk ibunya.
3. terhenyak: We were set alight to hear that news Kami terhenyak mendengar berita itu

androgynous: adj banci  It seems that the guy is androgynous Kelihatannya orang itu banci.

altercation: n pertengkaran/percekcokan. I couldn’t stand to hear their altercation Saya tidak tahan mendengar percecokan mereka itu.

airhead: n si dungu Don’t be an airhead Jangan jadi orang dungu.

alternate: adj silih ganti Rain and sunshine were alternate since this morning. Hujan dan sinar matahari silih ganti sejak pagi.

alternative: n pilihan (diantara dua) I have no alternative but to report you to the police.Saya tidak ada pilihan selain mengadukan kamu ke polisi.

allure1: v menggoda He tried to allure me but i didn’t response Dia mencoba merayu saya tetapi tidak saya tanggapi.

allure2: n godaan (daya tarik) Discount is one of the allure of the travel Potongan harga adalah daya tarik perjalanan itu.

alluring: adj menggoda alluring smile senyum menggoda . :

angle: v 1 mengincar  I think she’s angling for the vacant position Saya kira dia sedang mengincar posisi kosong itu. 2 memiringkan The earthquake has angled the building Gempa itu telah memiringkan gedung itu.

anonymous letter : n surat kaleng

air tight: adj kedap udara We need an airtight room Kita butuh sebuah kamar kedap udara.

akin: adj mirip His music is much more akin to jazz than rock. Musik dia semakin mirip jazz daripada rock

amatory: adj bernafsu He showed an amatory gesture Dia menunjukkan gerak-gerik bernafsu

airless: adj pengap Open the window this room is airless Buka jendelanya kamar ini pengap.

allay: v meredakan The report allayed fears/worries about the economy. Laporan itu meredakan kehawatiran terhadap ekonomi.

ally: v bergabung  Let’s ally to/with the mission Mari bergabung dengan misi itu.

ajar: adj terbuka sedikit Let the door ajar! Biar pintunya terbuka sedikit.

annals: n tahapan In the whole annals of the process we didn’t find any misleading .Pada semua tahapan proses itu kami tidak menemui ada kekeliruan.

angular: n sudut tajam

ante: n taruhan

amenity: n keasrian (ssu pembuat sso merasa nyaman di satu tempat)

alert: adj 1 waspada Cyclists must always be alert to the dangers on a this road Pengendara sepeda harus selalu waspada terhadap bahaya di jalan ini. 2 tanggap The people didn’t alert enough to the written caution on the package. Orang tidak tanggap pada peringatan tertulis di kemasan ini.

apace: adv dengan sigap Fortunately he jumped apace Untunglah dia melompat dengan sigap.

let alone: v apalagi Dave can’t even crawl yet, let alone walk! Dave merangkap sajapun belum bisa apalagi berjalan sendiri.

trade in: n ssu yang di tukar tambahkan dengan barang lain. A car, a TV set, etc. that you give as part of the payment for the newer one that you are buying Mobil, televise, dsb yang dipakai sebagai sebahagian pembayaran barang baru yg anda beli.

retort: v menyanggah “It’s all your fault!” he retorted. Itu semua kesalahan kamu” sanggahnya!

stupid: adj konyol He’s always saying stupid things and getting into fights. Dia selalu mengatakan ssu yang konyol dan lalu bertengkar.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kata pembuat “Subject” dan “Object” kaliamat

Ada beberapa jenis kata yang dapat dijadikan subject atau object kalimat  a.l.:

  1. Orang (Nama, panggilan, dsb)
    Warsito told me that he is going to move next week
    Warsito bilang kepada saya bahwa dia akan pindah minggu depan.
    They don’t want to wait for you.
    Mereka tdk ingin menunggu kamu..
    Many people attended the party.
    Banyak org menghadiri pesta itu
  2. Tempat:
    Bali is the most popular tourism destination in Indonesia.
    Bali adalah tujuan wisata paling popuer di Indonesia.
    The field is being overflowed by rain
    Lapangan itu sedang dibanjiri oleh sungai.
    This shopping center has no more empty parking lot.
    Pusat perbelanjaan ini tidak punya tempat parker kosong lagi
  3. Sesuatu (binatang, benda cair, benda padat, udara, hasil kerja, dsb)
    Cat and Tiger belong belong to the same family.
    Kucing dan Harimau termasuk keluarga yang sama.
    The air has been badly polluted
    Udara telah terpolusi parah.
    My thesis titles “The Impact of Illegal Timber”
    Tesis saya berjudul “Akibat Penebangan Kayu Secara Liar”.
    My dream not yet become a reality yet.until now.
    Mimpi (cita-cita) saya belum terwujud sampai sekarang
    Pancasila is our nation philosophy
    Pancasila adalah falsafah bangsa kami.
  4. Kualitas ssu
    The beauty of  lake “Toba” has not yet largely been promoted
    Keindahan danau Toba belum di promosikan secara luas.
    Height make me dizzy.
    Ketinggian membuat saya pusing.
    Her honesty deserve an appreciation
    Kejujurannya pantas mendapat satu penghargaan
  5. Tindakan & Kejadian
    A heavy punch landed at his chin
    Satu pukulan keras mendarat di pipinya.
    The promotion of this product costs too high
    Promosi produk ini berbiaya terlalu tinggi
    Your heavy laugh woke her up.
    Ketawa kamu yang keras membangunkan dia.
  • Gelar Panggilan.
  • The painter will not be here today
    Si Tukang cat tidak akan kesini hari ini.
    Mr. Fat has gone to bed.
    Si gendut sudah tidur

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Subyek satu kalimat A sentence’s subject

  1. A subject can be a word or a phrase. Subyek boleh terdiri dari satu kata atau serangkaian kata-kata. Contoh:
    Hiking is my favorite excersise. Naik gunung adalah latihan olahraga kesenangan saya. (satu kata)
    Hiking in the morning makes me healthy. Mendaki di pagi hari embuat saya sehat. (rangkaian kata)
  2. A subject is a noun (person, things, pronoun, idea, quality, etc) Subyek adalah noun (orang, sesuatu, pronoun, ide, kualitas, dsb) Contoh
    Smith works for a travel agency. Smith kerja di sebuah perusahaan travel. (seseorang)
    Democracy urge people to talk freely. Demokrasi mendorong org bicara secara bebas. (ideology)
  3. A subject can be singular (a person or a thing) Subyek boleh tunggal (seseorang atau sesuatu) Contoh
    Grace lives not far from this area. Grace tinggal tdk jauh dari wilayah ini. (singular)
  4. A subject can be plural (persons or things) Subyek boleh dalam bentuk jamak (orang-orang atau sesuatu yang lebih dari satu). Contoh:
    Drink, food, and candy are available in refrigerator. Minuman, makanan, dan permen ada di kulkas. (plural)
  5. In case of a subject is the doer of a verb (action verb) the sentence is categorized as an active voice Dalam hal subyek sebagai pelaku satu perbuatan, kalimat itu digolongkan kalimat aktif.
    Bobby broke the widow glass. Boby memecahkan kaca jendela. (aktif)
  6. In case of a subject is the receiver of the action the sentence is passive Kalau subyek sebagai penerima akibat per-buatan, kalimatnya passif. Contoh:
    The window glass was broken by Bobby. (passif)
  7. In some sentences, a linking verb or a modal auxiliary verb describes or identifies the subject. Dalam beberapa kalimat, linking verb (is, am, are, seem, etc) atau modal auxiliary verb (may, shall, will, etc) menyatakan/ menggambarkan keberadaan subyek.Contoh
    Nancy is a teacher  Nancy adalah seorang guru.
  8. Normally a subject precedes a verb Umumnya subyek  muncul sebelum verb.
  9. Every sentence in English must have at least a subject and a verb. Setiap kalimat dalam bahasa Inggris harus ada setidaknya satu subyek dan satu verb.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penggunaan kata “that”

Padanan kata “that” dlm bhs Indonesia ada beberapa macam

A Sebagai pronoun atau determiner.

  1. itu”  Whose car is that? Mobil siapa itu.
  2. mengekpresikan kekaguman atau persetujuan
    “Here’s the picture”” “Oh, that’s cute” “Ini fotonya” “Wah begitu lucunya”
    ”Wave bye-bye, Ian. That’s it! Lambaikan tangan. Nah begitu
  3. bahwa” Is it true that the Nelsons are moving? Apa benar bahwa Nelson pindh?
  4. yang”  Have you gotten the letter that I sent you? Apa kamu sdh terima surat yang saya kirim padamu?

B  Sebagai adverb

begitu”  Her boyfriend is handsome but he’s not that tall. Pacarnya tampan tetapi tdk begitu tinggi.

Selain digunakan dalam relative clause sepeti contoh diatas that juga digunakan untuk tujuan-tujuan lain. Satu kegunaan lainnya adalah sebagai conjunction. Namun ketika digunakan sebagai conjunction, “that” kadang bersifat pilihan dan kadang bersifat wajib.

That biasanya bersifat pilihan setelah say, tell, think, believe

  • Anne said that she had written the report. Or Anne said she had written the report.
  • He told me that he had a lot of works to do. Or He told me he had a lot of work to do.
  • I think that it is better if you stay here. Or I think it is better if you stay here.
  • We believe that she is going to be a good tennis player. Or  We believe she is going to be a good tennis player.

“That” keharusan setelah: declare, mention, report, state,

  • Yansen mentioned that he is going to be retired next month.
  • Democratic Party declared that Mr Bambang will be the sole candidate of the party for the next .
  • The Meteorology Center reported that there will be heavy rain in the next couple of weeks.presidency election.
  • The president stated that he is not going to run for the next presidential election.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

A reply to a related comment.

Here are clues to identify whether  an -ing form verb a gerund or  a participle.

If the word comes after (am/was, are/were, or is/was) it means the word is present participle. If the word takes the role of a noun, the word is gerund. To examine if a word functions a noun see if;

a It comes after an action verb.

b. It  functions as the subject of the sentence.

c It function as the object of the verb.

Example of participle::
1 She is sleeping right now.
2 They are hiking that hill.
3 She is jogging

Example of Gerund.
1 She likes skating very much. (after an action verb)
2 Smoking is not good for your health (as a subject)
3 I would like you to stop gambling. (as an object)

Let’s try to replace the above gerund with a real noun

1 She likes ice cream very much.

2 Alcohol is not good for your health.

3 I would like you to stop that car.

They are meaningful sentences.

Try to replace the above participle, the sentence becomes meaning less for ex.

1 She is ice cream

2. They are car

3. She is rice.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kekeliruan pemahaman & penggunaan “verb”

Kekeliruan pemahaman dan penggunaan “verb”

Lihat contoh berikut.

I’m like to listen on BBC radio,,,to improve my english. Even I can speak english and comunicate with others,,I thing I didn’t using much my Grammar ang Comprehension well… (dikutip dari tulisan seorang teman)

Sebaiknya:

I like to listen to BBC radio to improve my English Even I can speak English to communicate with others. I think I don’t use much my Grammar …..

Correction

1 Tidak perlu lagi pakai “am”

2. English harus selalu dimulai dgn huruf besar

3  “…english and communicate…” menjadi “…English to communicate…”

4. “.…didn’t using….” menjadi “…don’t use…”

Alasannya:

  1. 1.      Beda dengan bhs Indonesia. Dlm bhs Inggris dlm satu kalimat hanya ada satu verb utk satu subject. Pada koreksi 1 “am” & “like” sama-sama verb. Karena di sekolah-sekolah Indonesia (am, is, are) tidak diperkenalkan sebagai “verb” tetapi sebagai “to be” Ini salah kaprah.
  2. 2.      Sdh given dari sonnonya.
  3. 3.      Hampir sama dengan No 1. Dalam kalimat “Even I can speak English and communicate….”can speak” adalah “verb” dan “communicate” juga “verb” Ini keliru karena “verb” menjadi dua. “can” disini bukan verb tetapi  “auxiliary verb” (pembantu verb)  Itulah sebabnya “communicate” perlu diganti menjadi “to communicate” bentuk ini adalah infinitive.
  4. 4.      “…didn’t use…” Tidak perlu pakai bentuk lalu (past tense) atau sedang berlangsung (present continuous) Bentuknya cukup present tense. Artinya bahwa “anda tidak menggunakan” (don’t use)  grammar berlaku dulu sekarang, maupun besok lusa.

Tiingkatkan terus kemampuan berbahasa Inggris mu. Bayangkan kalau ada anak bangsa sekarang tidak bisa berbahasa Indonesia, bisa apa dia? Sepuluh atau dua puluh tahun lagi kalau ada yg tidak bisa berbahasa Inggris mau mencari jadi PRT pun akan terbatas kesempatannya. Have a nice day!



· · Share

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan penggunaan “infinitive” & “gerund”

Definisi:

  1. “infinitive” adalah “verb” dlm bentuk dasar digabung dgn “to”  Pada kalimat “I forgot to buy milk,” “to buy” adalah infinitive.
  2. “gerund” adalah “verb” dalam bentuk “present participle” seperti “swimming”, walking, listening, etc” Pada kalimat  “I like swimming” “swimming” adalah “gerund”. Sama sekali tidak berkaitan dgn sedang berenang.

Kedua bentuk ini bisa berperan sebagai noun, tetapi pada kalimat-kalimat contoh dibawah bisa membuat arti kalimat menjadi beda.

Contoh A

1. Do you like swimming? Apa kamu suka berenang?

2. Do you want to swim? Apa kamu mau berenang?

Dari sudut kaidah grammar kalimat 1 & 2 berpola sama tetapi artinya beda. Pada kalimat 1 “berenang” merupakan satu kegiatan tanpa berkonotasi pada waktu tertentu. Dlm kalimat 2 sekalipun tdk disebutkan tetapi ada implikasinya dgn waktu  Kalau pada kedua kalimat ditambah waktu tertentu kita lihat apa perobahannya:

1 Do you like swimming now? Bisa diartikan apa sekarang kamu sudah senang berenang (mungkin sebelumnya tdk senang)

2. Do you want to swim now? Apa kamu mau berenang sekarang? Tafsir kalimat tidak berubah. Now hanya merupakan penegasan.

Contoh B:

  1. Nancy stop reading. Nancy berhenti membaca.
  2. Nancy stop to read. Nancy berhenti (melakukan ssu) karena mau membaca.

Perhatikan contoh-contoh berikut utk lebih memahami perbedaan tersebut.

It’s time to sleep. Waktunya (untuk) tidur

This is sleeping time. Ini waktu tidur.

Reading occupies a lot of his time. Membaca menyita banyak waktunya.

He uses a lot of his time to read. Dia gunakan banyak waktunya membaca.

Have you taught her to dance? Apa kamu telah mengajarkan tari pada dia?

Have you taught her dancing?. Apa kamu telah mengajar dia menari?

She stop to teach. Dia berhenti (melakukan ssu) untuk mengajar.

She stop teaching. Dia tidak mengajar lagi.

Perbedaan-perbedaan itu tipis. Karena itu utk memahaminya harus disimak secara teliti.

Posted in Uncategorized | 1 Comment